Thursday, September 17, 2009

PENGANTAR CAD LANJUT

Dalam presentasi perangkat lunak CAD masih mempunyai porsi yang cukup besar untuk menghasilkan suatu presentasi yang cukup detil. Gambar-gambar 3 dimensi sebaiknya memang dihasilkan dari ukuran dan proporsi yang telah dibuat dalam gambar 2 dimensi. Dalam kenyataannya perangkat lunak CAD dapat dibagi 2 bagian besar yaitu 2 dimensi dan 3 dimensi. CAD 2 dimensi lebih banyak mempunyai peranan dalam menyajikan gambar-gambar yang bersifat teknis pelaksanaan(biasanya disebut gambar bestek). Hal tersebut dikarenakan gambar bestek memerlukan akurasi dalam ukuran dan skala. Perintah-perintah dalam CAD cukup lengkap dalam memenuhi keperluan detil pengukuran maupun simbol-simbol teknis. Saat ini sudah cukup banyak perangkat lunak yang dikembangkan berdasarkan format CAD, dengan perintah yang lebih aplikatif.

Biasanya penggambaran 3 dimensi didasarkan pada gambar yang telah dibuat dalam gambar 2 dimensi. Dari gambar 2 dimensi ini diolah ketinggian dari sumbu Z-nya sehingga mempunyai ketinggian ruang. Seperti terlihat dalam gambar disamping menunjukkan bentuk tampilan dari gambar 2 dimensi berupa sebuah denah bangunan.

Didalam matakuliah CAD 1 anda telah diajari membuat presentasi gambar 2 dimensi, yang merupakan kemampuan minimal seorang arsitek dalam mengerjakan sebuah gambar dengan bantuan komputer. Didalam gambar 2 dimensi memuat aturan-aturan teknis dari sebuah proyek arsitektur. Gambar 3 dimensi sebenarnya lebih banyak sebagai alat untuk merepresentasikan sebuah gambar ide rancangan dalam sebuah proposal rancangan bangunan. Pada tahap awal sebuah proyek akan selalu didahului dengan pembuatan ’artist impression’ dari bangunan yang akan dibuat. Gambar 3 dimensi memberikan gambarn terhadap keyakina terhadap kecantikan dari sebuah rancangan bangunan tersebut. Dalam menjelaskan sebuah ide gagasan tentang bangunan tersebut. Dalam gambar 3 dimensi interior akan terlihat karakter ruang yang muncul dari hasil konfigurasi kolom, dinding, kusen, perabot, dan beberapa pengisi lainnya. Sedangkan gambar eksterior memberikan gambaran tentang proporsi dan skala, serta kesan bangunan dari luar dapat dibaca melalui gambar tersebut.

Beberapa hambatan masih dirasakan dalam mewujudkan presentasi yang lebih realistik dalam perngkat lunak CAD. Jikapun dapat dilakukan dalam CAD maka membutuhkan perangkat keras yang cukup memadai untuk menunjang presentasi yang realistik.

Untuk melaklukan presentasi grafis yang cukup baik, diperlukan penguasaan beberap perangkat lunak selain Auto-CAD. Dalam hal animasi dibutuhkan penguasaan program 3DSMax (simulasi 3 dimensi bangunan). Untuk membuat presentasi photo still dibutuhkan sentuhan perangkat lunak Adobe Photoshop atau Corel Photopaint, sedangkan untuk mengolah dalam suatu susunan animasi interaktif dari susunan photo still dan animasi walk throught dibutuhkan perangkat lunak Macromedia Flash atau director atau yang paling sederhana dengan menggunakan Microsoft Powerpoint.

Microsoft Powerpoint merupakan perangkat yang paling sederhana dalam membuat sikuen presentasi secara interaktif. Powerpoint paling mudah ditemui tanpa harus meng-install program tambahan. Program ini sangat mudah dipelajari dan diterapkan dalam presentasi yang tidak terlalu rumit. Dalam tingkat yang lebih advanced presentasi interaktif ini dapat menggunakan macromedia Flash ataupun Director, yang juga dipakai dalam pembuatan interface dari halaman web site. Perintah dan data-data , berupa foto atau film, dapat ditampilkan dengan suatu urutan sikuen sesuai dengan yang dikehendaki.

Pembuatan animasi yang lebih menekankan pada simulasi ruangan pada bangunan dengan teknik walk-throught. Walk-throught merupakan teknik yang digunakan dengan cara membuat perjalanan visual seolah-olah kita menikmati suatu perjalanan melalui suatu jalur(path) yang sudah ditentukan. Perjalanan visual ini dapat dalam skala interior atau ruang dalam atau dalam skala eksterior mengelilingi lapisan luar bangunan yang dismulasikan dalam 3 dimensi. Operasi dari program ini akan lebih mudah dimengerti jika kita telah mempunyai keahlian menggambar 3 dimensi dalam CAD. Kita akan dengan mudah menbuat presentasi secara realistik dengan menggunakan perangkat lunak 3DS Max ini. Attachment obyek dengan citra material dapat dengan mudah disatukan dalam bentuk animasi photo-still ataupun walk-throught.

Banyak hasil karya rancangan harus ditampilkan dalam bentuk foto-foto yang tersusun dalam suatu sikuen. Gambar-gambar foto yang dicetak otomatis harus tampil dalam besaran dan tampilan yang bagus dalam bentuk portofolio ataupun profil dari suatu proyek arsitektur. Untuk mengolah foto-foto tersebut agar tampil dalam suatu susunan menarik dalam cetakan maka harus diedit dalam perngkat lunak pengolah citra seperti Adobe Photoshop atau Corel Photopaint dan Corel Draw. Perangkat lunak tersebut cukup memadai untuk mengolah gambar diam tersebut untuk disusun dalam presentasi portofolio yang menarik.

Persolan penting yang harus kita perhatikan dalam perkuliahan ini adalah konektifitas antar perangkat lunak tersebut sehingga membentuk suatu jalinan kerja yang menghasilkan presentasi yang menarik. Bagaimanakah mentransfer file-file CAD menuju 3DSMax, mengolah gambar foto dalam pengolah citra, menyusun presentasi yang menarik, dll, dapat anda pelajari dalam pelajaran berikutnya.

No comments: