Web blog ini dibentuk mewadahi kegiatan arsitektur . berisi konsultasi dunia perancangan arsitektur
Wednesday, October 14, 2009
PENGUMUMAN NILAI KONSEP TUGAS AKHIR PROGRAM KHUSUS AGUSTUS 2009
Score Huruf
1 0451010020 Dwi Bangun Setyadi P. 69 B
2 0551010003 Litvina Yunistya Rahayu 74 B+
3 0551010009 Femil Afriana 71 B+
4 0551010007 Citra sari Dewi 70 B+
5 0551010031 Rizky Aditya 78 A-
6 0551010063 Robithul Ilmi 73 B+
7 0551010072 Chandika Wahyu Dwi S. 71 B+
8 0551010102 Agus Teguh Santoso 70 B+
9 05510100 Faris Marzuki 70 B+
Thursday, October 08, 2009
PENGUMUMAN CAD LANJUT (PIL)
MK CAD LANJUT
---------------------------------------------------------
JUDUL : MEMBUAT PROPOSAL KONSEP BANGUNAN SHOW ROOM MOBIL
Tujuan : Untuk pengenalan awal terhadap presentasi sebuah konsep bangunan dengan menggunakan perangkat lunak animasi sederhana.
Isi Tugas :
- Membuat penjelasan konsep bangunan dalam bentuk gambar
- Gambar dapat diolah dulu di CAD atau piranti lunak lainnya.
- Materi terdiri dari Gambar (sebagian besar) dan teks penjelasan seperlunya
- Tematik rancangan dibebaskan sesuai dengan ide anda
Format :
- Dibuat dalam bentuk presentasi animasi powerpoint sebagai playernya
- Sedangkan materi gambarnya dapat berupa flash, CAD, movie, premier ,dll
- Maksimal jumlah lembar presentasi 10
Pengumpulan :
- Dikumpulkan dalam bentuk softcopy di dalam CD
- Isi dalam CD termasuk :
* file powerpoint
* file gambar CAD, Flash, premier, movie, picture dll
Waktu Pengumpulan :
- Dikumpulkan tanggal 15 Oktober 2009, Kamis
- Jam 10.00 wib
- Tempat : Dosen MK
ttd.
Dosen MK CAD Lanjut
Thursday, October 01, 2009
Materi Kuliah CAD Lanjut : 1 Oktober 2009
KAITAN ANTARA CAD DAN PERANGKAT LUNAK LAINNYA
Beberapa perangkat lunak diluar CAD biasanya dibutuhkan mengolah presentasi yang lebih profesional. Untuk itu dibutuhkan pengetahuan tentang proses linking dengan aplikasi lain.secara keseluruhan peranan dan posisi dari perangkat-perangkat tersebut seperti tergambar dalam diagram dibawah ini.
Jika hasil dari CAD diarahkan untuk penyelesaian animasi (walk-trough atau photostill) yang berbasis materi gambar 3 dimensi, maka pengolahan lebih diarahkan dengan menggunakan perangkat lunak yang dapat mengolah gambar 3 dimensi secara advanced. Sebagai contoh perangkat lunak tersebut adalah 3DSMax yang dikeluarkan vendor yang sama dengan Auto-CAD, yaitu Autodesk. Dalam program ini kita dapat mengolah gambar 3 dimensi yang dibuat di CAD (file .DWG) tersebut dengan menambahkan citra-citra material yang dapat ditampilkan secara Photo Realistic. Gambar dengan citra material yang sesungguhnya dapat memberikan efek realistic menyerupai dengan kondisi nyata.
Citra-citra yang realistik tersebut biasanyan banyak tersedia include dalam software yang kita install dalam komputer kita. Jika citra yang kita masukkan tersebut tidak ada atau tidak sesuai dengan keinginan, kita dapat memasukkan sendiri kedalam pustaka perangkata lunak tersebut dengan cara memasukkan koleksi citra kita secara langsung atau jika belum berbentuk data digital kita dapat melakukan scanning dulu untuk disimpan dalam bentuk data digital. Selain proses scan dengan alat scaner, kita juga dapat memotret citra tersebut dengan kamera digital. Hasil dari kamera digital biasanya sudah berbentuk data digital yang dapat langsung ditransfer kedalam komputer kita. Data-data digital tersebut biasanya mempunyai ekstensi BMP, JPG, TIFF, GIF(merupakan karakter ekstensi gambar citra). Sehingga sebenarnya kita dapat mengisi dan mendokumentasi gambar-gambar citra sesuai dengan keinginan kita sendiri. Sebagai contoh jika gambar citra material yang terdapat dalam gambar disain 3 dimensi kita memang baru yang sesuai gambar citra dari material alam , kita dapat saja mengambil gambarnya melalui kamera digital kemudian kita memasukkannya dalam gambar rancangan tersebut.
Program 3DS merupakan salah satu yang populer dipakai oleh beberapa praktisi animasi, dan mahasiswa yang berkecimpung dalam dunia animasi bentuk 3 dimensi. Jika kita ingin mengolah gambar 3 dimensi kita menjadi sebuah simulasi animasi yang bergerak(walk-through) maka kita harus menentukan beberapa parameter seolah –olah seperti kita merancang obyek tersebut secara nyata. Lighting, camera, behaviour, dan lainnya merupakan sebagian ukuran-ukuran kondisi yang harus kita tentukan agar animasi yang deikerjakan menjadi lebih nyata.
Dibagian lain hasil dari CAD yang berupa gambar citra, dapat kita olah dalam perangkat lunak yang khusus sebagai pengolah citra, seperti corel photopaint, adobe photo shop, dll. Program-program pengolah gambar citra bekerja dalam format 2 dimensi, seperti halnya kita mengolah sebuah gambar foto dari kamera digital. Hasil dari olahan 3DS juga dapat berupa gambar citra (photostill) yang dapat diolah dalam program-program ini. Olahan disini mungkin merupakan tambahan dalam tampilan posternya (2 dimensi) antara lain menambahkan tulisan dan lainnya.
Secara bersamaan dalam suatu presentasi yang akan kita lakukan dapat menggabungkan antara data photostill dan data animasi bergerak atau film. Data photostill biasanya berupa file JPG, BMP,TIFF,GIF sedangkan data animasi bergerak atau film berupa AVI dan lainnya. Sedangkan program pengolah presentasi kita dapat memakai dari yang paling umum dan sering dipakai adalah microsoft powerpoint. Beberapa program lain lain yang lebih advanced seperti produksi macromedia, seperti flash, director dan lainya. Program tersebut lebih banyak menawarkan fasiltas animasi yang lebih lengkap dan mempunyai variasi lebih banyak. Anda dapat mempelajarinya untuk menghasilkan presentasi yang cukup menarik.
Presentasi pada dasarnya adalah alat untuk memberi keyakinan terhadap pengamat agar lebih yakin terhadap ide desain yang dipunyai seseorang. Sehingga seharusnya kita dapat memberikan suatu sajian yang cukup meyakinkan dan menarik perhatian dari pengamat. Dengan menggunakan bantuan program-program yang telah kita bahas diatas kita dapat memberikan dasar alasan yang lebih baik dari desain kita. Presentasi juga harus digambarkan sedekat mungkin dengan kondisi aslinya sehingga tidak terjadi distorsi antara desain diatas kertas dan benda aslinya.(to be continued)
Thursday, September 17, 2009
PENGUMUMAN CAD LANJUT (PIL)
UNTUK PERKULIAHAN KAMIS , 17 SEPTEMBER 2009 DIGANTI DENGAN MATERI ON LINE.
MATERI ON LINE JUDUL "PENGANTAR CAD LANJUT" TELAH DI UP LOAD DI WEB-BLOG "ARSITEKTUR ON LINE" . SEGALA PERTANYAAN SILAKAN DI KIRIM SESUAI ALAMAT YANG TELAH DITENTUKAN DI WEB-BLOG.
DOSEN PENGAMPU MK
PENGANTAR CAD LANJUT
Biasanya penggambaran 3 dimensi didasarkan pada gambar yang telah dibuat dalam gambar 2 dimensi. Dari gambar 2 dimensi ini diolah ketinggian dari sumbu Z-nya sehingga mempunyai ketinggian ruang. Seperti terlihat dalam gambar disamping menunjukkan bentuk tampilan dari gambar 2 dimensi berupa sebuah denah bangunan.
Didalam matakuliah CAD 1 anda telah diajari membuat presentasi gambar 2 dimensi, yang merupakan kemampuan minimal seorang arsitek dalam mengerjakan sebuah gambar dengan bantuan komputer. Didalam gambar 2 dimensi memuat aturan-aturan teknis dari sebuah proyek arsitektur. Gambar 3 dimensi sebenarnya lebih banyak sebagai alat untuk merepresentasikan sebuah gambar ide rancangan dalam sebuah proposal rancangan bangunan. Pada tahap awal sebuah proyek akan selalu didahului dengan pembuatan ’artist impression’ dari bangunan yang akan dibuat. Gambar 3 dimensi memberikan gambarn terhadap keyakina terhadap kecantikan dari sebuah rancangan bangunan tersebut. Dalam menjelaskan sebuah ide gagasan tentang bangunan tersebut. Dalam gambar 3 dimensi interior akan terlihat karakter ruang yang muncul dari hasil konfigurasi kolom, dinding, kusen, perabot, dan beberapa pengisi lainnya. Sedangkan gambar eksterior memberikan gambaran tentang proporsi dan skala, serta kesan bangunan dari luar dapat dibaca melalui gambar tersebut.
Beberapa hambatan masih dirasakan dalam mewujudkan presentasi yang lebih realistik dalam perngkat lunak CAD. Jikapun dapat dilakukan dalam CAD maka membutuhkan perangkat keras yang cukup memadai untuk menunjang presentasi yang realistik.
Untuk melaklukan presentasi grafis yang cukup baik, diperlukan penguasaan beberap perangkat lunak selain Auto-CAD. Dalam hal animasi dibutuhkan penguasaan program 3DSMax (simulasi 3 dimensi bangunan). Untuk membuat presentasi photo still dibutuhkan sentuhan perangkat lunak Adobe Photoshop atau Corel Photopaint, sedangkan untuk mengolah dalam suatu susunan animasi interaktif dari susunan photo still dan animasi walk throught dibutuhkan perangkat lunak Macromedia Flash atau director atau yang paling sederhana dengan menggunakan Microsoft Powerpoint.
Microsoft Powerpoint merupakan perangkat yang paling sederhana dalam membuat sikuen presentasi secara interaktif. Powerpoint paling mudah ditemui tanpa harus meng-install program tambahan. Program ini sangat mudah dipelajari dan diterapkan dalam presentasi yang tidak terlalu rumit. Dalam tingkat yang lebih advanced presentasi interaktif ini dapat menggunakan macromedia Flash ataupun Director, yang juga dipakai dalam pembuatan interface dari halaman web site. Perintah dan data-data , berupa foto atau film, dapat ditampilkan dengan suatu urutan sikuen sesuai dengan yang dikehendaki.
Pembuatan animasi yang lebih menekankan pada simul
asi ruangan pada bangunan dengan teknik walk-throught. Walk-throught merupakan teknik yang digunakan dengan cara membuat perjalanan visual seolah-olah kita menikmati suatu perjalanan melalui suatu jalur(path) yang sudah ditentukan. Perjalanan visual ini dapat dalam skala interior atau ruang dalam atau dalam skala eksterior mengelilingi lapisan luar bangunan yang dismulasikan dalam 3 dimensi. Operasi dari program ini akan lebih mudah dimengerti jika kita telah mempunyai keahlian menggambar 3 dimensi dalam CAD. Kita akan dengan mudah menbuat presentasi secara realistik dengan menggunakan perangkat lunak 3DS Max ini. Attachment obyek dengan citra material dapat dengan mudah disatukan dalam bentuk animasi photo-still ataupun walk-throught.
Banyak hasil karya rancangan harus ditampilkan dalam bentuk foto-foto yang tersusun dalam suatu sikuen. Gambar-gambar foto yang dicetak otomatis harus tampil dalam besaran dan tampilan yang bagus dalam bentuk portofolio ataupun profil dari suatu proyek arsitektur. Untuk mengolah foto-foto tersebut agar tampil dalam suatu susunan menarik dalam cetakan maka harus diedit dalam perngkat lunak pengolah citra seperti Adobe Photoshop atau Corel Photopaint dan Corel Draw. Perangkat lunak tersebut cukup memadai untuk mengolah gambar diam tersebut untuk disusun dalam presentasi portofolio yang menarik.
Persolan penting yang harus kita perhatikan dalam perkuliahan ini adalah konektifitas antar perangkat lunak tersebut sehingga membentuk suatu jalinan kerja yang menghasilkan presentasi yang menarik. Bagaimanakah mentransfer file-file CAD menuju 3DSMax, mengolah gambar foto dalam pengolah citra, menyusun presentasi yang menarik, dll, dapat anda pelajari dalam pelajaran berikutnya.